Postingan

Katanya sih, Life After Break Up

Gambar
  laman pencarianku pagi ini :) *** MENURUTMU, kenapa ada pepatah "jangan jatuh di lobang yang sama"? Kenapa pula ada nasihat "pengalaman adalah guru terbaik"? Apakah itu karena manusia sering kali lupa pada rasa sakit yang pernah ia alami? Ya, mungkin begitu. Setidaknya begitu yang kualami. Aku tahu, aku salah. Aku sadar, perbuatanku melanggar batas. Tapi, aku tetap saja terbuai. Dan malam itu, di depan layar, di sela-sela kata typing... yang tertera, aku merasakannya, lagi. Rasa sakit itu lagi... Aku tak tahu, ini patah yang keberapa kalinya. Yang kutahu, momen ini pasti akan terjadi, cepat atau lambat. Ternyata sekaranglah waktunya. Aku tidak berkata-kata, tidak pula menangis. Aku hanya diam, meresapi sesuatu tak kasat mata yang menghantamku begitu keras. Hingga dadaku sesak dibuatnya. Sesak itu terasa begitu nyata, senyata pesan darinya yang, entah bagaimana, membuatku kembali merasa tak berdaya melawan semesta. Ah, mungkin ini terlalu berlebihan. Tapi, bukankah...

Capek, tapi ... ya mau gimana lagi?

Gambar
foto random, biar gak kosong aja Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Kesibukan Begitulah kira-kira yang kurasakan di awal bulan suci ini. Rasa-rasanya, kepala begitu penuh, entah oleh hal-hal yang memang penting, yang agak penting, yang sok penting, hingga yang tidak penting sama sekali. Aku bingung sendiri gimana caranya membereskan ruangan yang penuh sesak dan berantakan itu. Yaa salahku juga sih, kenapa terus menunda-nunda, hmm... Sekarang, mari kita list, apa saja hal-hal yang berantakan itu. Tentu saja, menyangkut diri sendiri: belajar untuk ujian komprehensif Syawal nanti. Entah mau dimulai dari mana dulu, materinya terlalu banyaakkk, karena memang gak dicicil sejak kemaren-kemarennya sih. Masalahnya adalah, ketika sekarang mau kukerjakan misal, ada hal lain yang tak bisa kutolak. Misal: pengajian-pengajian Ramadhan. Pengajian Lora Kayyis saja, yang pagi itu, sampe Zuhur. Lalu, Zuhurnya pengajian lagi. Sore gak wajib memang, tapi eman kalau gak ikut, soalnya Kiai Afif. Malam barula...

Percobaan

Gambar
Cuma mau cerita ☆ katanya, keluarga itu adalah segalanya. rumah adalah tempat ternyaman untuk pulang. yaaa untuk yang punya rumah ya tentunya 😆😆☆ Ini foto tahun lalu, pas Hari Lebaran. Sore itu, kita bersiap, hendak berkunjung ke rumah  Wa Aos. Berhubung sejak pagi kita belum foto satu kali pun, padahal ini lebaran, jadilah sebelum berangkat kita foto-foto dulu seadanya. Lumayan, lah, buat kenang-kenangan. Btw, De Azmi lucu banget kan yaa, tapi dia gak senyum. Habis ini, paling dia sudah beda, gak segemoy waktu itu. Hhaha ... hei... kerung si dede nida na nyumput, isineun! kita berempat, kurang dua aa  

Perdana

Gambar
06:55 Sudah tanggal 14 Januari 2026   Hari ini seharusnya kami ACC pembimbing 2, tapi gak tau gimana, banyak banget dramanya, hmm ... Bude-nya gak ada, di Situbondo, padahal kita sudah berencana mau ke sana. gimana ke depannya, aku juga gak tahu. Ya Allah, lancarkan semuanya Ya Allah... *gambar cuma pemanis (-)