Capek, tapi ... ya mau gimana lagi?
foto random, biar gak kosong aja Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Kesibukan Begitulah kira-kira yang kurasakan di awal bulan suci ini. Rasa-rasanya, kepala begitu penuh, entah oleh hal-hal yang memang penting, yang agak penting, yang sok penting, hingga yang tidak penting sama sekali. Aku bingung sendiri gimana caranya membereskan ruangan yang penuh sesak dan berantakan itu. Yaa salahku juga sih, kenapa terus menunda-nunda, hmm... Sekarang, mari kita list, apa saja hal-hal yang berantakan itu. Tentu saja, menyangkut diri sendiri: belajar untuk ujian komprehensif Syawal nanti. Entah mau dimulai dari mana dulu, materinya terlalu banyaakkk, karena memang gak dicicil sejak kemaren-kemarennya sih. Masalahnya adalah, ketika sekarang mau kukerjakan misal, ada hal lain yang tak bisa kutolak. Misal: pengajian-pengajian Ramadhan. Pengajian Lora Kayyis saja, yang pagi itu, sampe Zuhur. Lalu, Zuhurnya pengajian lagi. Sore gak wajib memang, tapi eman kalau gak ikut, soalnya Kiai Afif. Malam barula...